Showing posts with label sotoy. Show all posts
Showing posts with label sotoy. Show all posts

12.05.2011

Emang pantes DPR nyeleksi KPK??

Hoi you! Mmmm.. Mau agak sharing sotoy aja nih hari ini. Kenapa sharing? Karena gue gatau lagi harus nulis apa di blog gue yg mulai garing tak terurus ini. Dan kenapa sotoy? Karena ini cuma berdasarkan opini sotau gue yg notabene anak tolil yg sok banyak tau. Hahaha ha ha.
So..
What is it abouuuut???

*drumroll*


Ini ttg, pantaskah DPR (Dewan Pemeras [hak] Rakyat) Buat memilih dan menentukan calon pimpinan KPK?
Hahahahahaha sok pinter abis topiknya. Errr...
Oke jadi gini.. *EHEM*
menurut gue nih, menjawab pertanyaan diatas, jawabannya adalah ENGGAK.
Kenapaa? Ya karena cuma orang gila yg masih percaya sama kredibilitas DPR saat ini. Yagak? Yaiyalah!

Menurut gue, ya kenapa sih bukan panitia seleksi (pansel) aja yg milih dan nyeleksi calon pimpinan sampe final akhir? Kalo pansel kan lebih netral, bebas dari kepentingan pribadi atau kepentingan politik.
Lah ini? DPR?? Ya jelaslah dia bakal milih dan dukung mana yg 'menguntungkan' buat dia dan partainya. Yagak?

Gausah muna deh, nih buat kacrut-kacrut yg masih mungkir dari kenyataan dgn blg DPR bakal milih dgn bijak. Contoh simpel sesimpel-simpelnya, seandainya lo lagi ujian, lo lebih suka diawasin sama pengawas yg tegas, atau diawas sama pengawas yg bisa diajak kongkalikong??
Munafik lo kalo jawab lebih suka diawas sama pengawas yang tegas.
Logika nya nih ya, tolol amatsih masa KPK dipilih sama anggota DPR (komisi 3), sedangkan tugas KPK itu sendiri ya salah satunya buat ngawasin DPR. WYakan?
Namanya juga politik, ya mana yang lebih menguntungkan, mana yang lebih mensukseskan visi parpolnya itulah yang bakal dipilih sama cunguk-cunguk itu.

Selain itu nih, dilihat dari segi kepercayaan masyarakat saat ini ke anggota DPR. Menurut lo aja gitu gimana jeleknya citra DPR saat ini. Anggeplah DPR itu kehilangan wibawanya sebagai badan pengemban suara rakyat saat ini.
Korupsiiii mulu, kaga abis abis beritanya. Ampe lama-lama rakyatnya juga kagak pedulilah. Suka suka mereka mau ngapain, yang penting bisa makan. Kurang lebih gitulah kata masyarakat kecil sekarang.

Jadi kesimpulannya, menurut gue, apakah DPR pantes buat memilih dan menyeleksi KPK itu, ENGGAK!
Kenapa:
1. Karena anggota DPR yg berasal dr berbagai macam partai politik itu pasti bakal lebih memilih mana yang menguntungkan untuk dia maupun parpol nya.
2. Lah wong DPR salah satu objek pengawasan KPK, masa iya DPR itu sendiri yg nentuin siapa oengawasnya?
3. Jelas jelas Anggota DPR banyak yang gencer buat bubarin KPK, ya napa mereka sih yang mesti milih??
4. Dari segi kepercayaan masyarakat yang mulai luntur sm DPR yang selama ini cuma acting like they care, kayaknya ga etis kalo mereka yang nentuin. Karena cuma nambah pandangan dan persepsi buruk dari masyarakat itu sendiri. Contohnya ya gue nih jadi negative thinking kan sama cecunguk di gedung atap ijo itu.

Yaaaa segitu ajadeh post nya.
Ternyata masalah ini layak dipertanyakan kan (tsailaaah apabgt lu-red).
Meskipun post gue kali ini agak agak nyinyir sama DPR, tapi yaaa i believe a little little deh kalo ada beberapa anggota DPR yg masih punya idealisme dan hati nurani.

Dan buat pimpinan KPK yg sekarang udah kepilih, semoga ya semogaaaa idealismenya ga luntur setelah menjabat.
Sedih sih salah satu jagoan gue ga kepilih jadi pimpinan. Hem jagoan gue nih Pak Bambang Widjojanto yg notabene dosen Hukum Acara Pidana di kampus gue, dan Yunus Hussein.
Tapi sayang Yunus Husein ga masuk dalam daftar pimpinan huhu.

Yaudah ah panjang banget nih post, malesin.
Thanks for having ur time wellwated by reading this. Ehehehehe.

-T

5.19.2011

UntukMu Indonesia-Ku, Masih Adakah Harapan Itu?


Indonesia tanah air siapa?
Katanya tanah air beta faktanya aku tak dianggap..
Indonesia sejak dulu kala selalu dipuja-puja bangsa?
Nyatanya sungguh kini kubertanya..







Teman, reformasi bukanlah sekedar berganti penguasa
namun ternyata sama saja.
Apa gunanya menggulingkan rezim otorian penuh kesewenang-wenangan,
jika faktanya sekarang-pun juga.

T.

2.09.2011

Beliefs.. My Nation.. Disappointing..

Sedikit yang mau gue sampein di postingan kali ini. Bukan lagi masalah cinta-cintaan yang belakangan ini sering gue post di blog ini. Kali ini agak lebih serius sih, masalah kekecewaan gue terhadap Negara ini yang menurut gue udah gagal dalam melindungi hak-hak rakyatnya. Seriously.. Ya, gue emang ga tau banyak tentang hukum, gue juga masih dalam proses pembelajaran hukum, bisa dibilang mungkin ilmu hukum dan politik yang gue punya skrg cuma sebates jengkal. Tapi dengan kedangkalan ilmu itulah gue sadar, betapa lemahnya sistem hukum dan pemerintahan kita saat ini.

Miris kayanya kalo denger slogan "Unity in Diversity" alias Bhineka Tunggal Ika. Sekarang perbedaan itu sendiri yang jadi boomerang buat Negara ini. Perbedaan yang harusnya jadi uniqueness tersendiri dan khas buat Negeri yang katanya kaya akan sumber daya ini.
Miris kayanya liat Demokrasi, kebebasan berpendapat dan kebebasan berekspresi dijadiin landasan buat bertindak sewenang-wenang. Even though a democratic country upholds freedom of expression, we must not give any space and tolerance to public speech to carry out violence or murder on anyone.
Miris kayanya liat beberapa oknum mengatas namakan kepentingan agama ataupun aturan agama untuk melakukan aksi anarkis, perusakan besar-besaran terhadap kepentingan umum, dan pelanggaran hak asasi manusia dengan cara apapun.


Bahkan perbedaan agama jadi ujung tombak yang sangat berpotensi buat memecah belah bangsa ini. Ini yang harusnya di tekankan, bukankah seluruh masyarakat di Negeri ini punya hak dan kebebasan untuk memeluk agamanya masing-masing? Bukankah mereka juga memiliki hak dan kebebasan dalam menjalankan ibadah sesuai kepercayaannya? Pertanyaan saya, jika benar semua orang memiliki kebebasan untuk memilih dan memeluk agamanya masing-masing, kenapa belakangan ini kerap kali ditemukan diskriminasi antar umat beragama? Kenapa? Bukankah setiap orang bebas memeluk agamanya masing-masing? Dimana peran pemerintah untuk melindungi hak-hak warga negaranya? The main obligation of the government is to protect its citizens regardless of their religion, right?

Masih lekat dipikiran saya, pada bulan September 2010 lalu, pernah terjadi pertikaian antara organisasi-masyarakat-berkalung-sorban dengan jemaat gereja HKBP. Sampai terjadi penusukan terhadap Penetua Sihombing dan pendeta Luspida Simanjuntak yang masing-masing adalah pengurus dan pendeta Gereja HKBP. What-the-fuck! Buat apa sih ngerusak acara ibadah umat lain? Apapun alesannya, yang namanya merusak acara ibadah umat lain apalagi disertai penusukan terhadap pemuka agama dan terror terhadap jemaahnya itu merupakan corengan besar buat Negara yang katanya menjunjung tinggi hak asasi manusia ini.

Baru-baru ini. Banyak gue liat kasus serupa di tv, tentang bagaimana aliran Ahmadiyah dikecam habis-habisan. Yang paling miris buat gue, adalah yang paling baru kejadian di Pandeglang, Banten. Tidak berpendidikan, itu pendapat saya mengenai 'mereka' setelah saya liat di televisi mereka mengejar, menganiaya serta membakar mobil dan rumah anggota Ahmadiyah. Tiga orang anggota Ahmadiyah meninggal dunia akibat penganiayaan tersebut. Gue coba cari tau lebih lanjut lagi tentang mereka (korban Ahmadiyah), lalu kebetulan gue nemu salah satu account twitter dari salah satu korban yang selamat.

Ternyata begini kronologisnya, saya kutip dari account twitter milik Mubarik Ahmad (@Mubarik63)
"kami tiba di Cikeusik sekitar jam 7 pagi,kami rebahan di suguhin sarapan, tiba2 sekitar jam 9/stengah 10 ada polisi,awalnya polisi lumayan banyak tapi gtau knp. mreka/Polisi pergi lagi, Sekitar jam 10 tiba2 masa datang langsung menyerang,tidak ada dialog atw mediasi. mereka langsung mengacungkan senjata tajam,dan menghujani kami dengan batu. kami mencoba meredam tapi dengan ganasnya mereka terus menyerang. dan kami pun bertahan sebisa mungkin dengan peralatan seadanya. saya terkena lemparan batu 3 x,di kepala 1,di kaki kanan 2,saya bersembunyi di sungai,di pinggir semak2, disana saya mendengar suara sodara kita sedang merintih kesakitan,sedang di hajar beberapa orang, anggota kami yg tidak melawanpun terus menerus jadi amukan,masa yg menyerang. sambil pulang para penyerang bersalaman dengan polisi yg ada disana sambil tersenyum2"


 bentrok lagi dan lagi
 seringai dibalas senyuman
perusakan plang papan nama ahmadiyah


Mengecewakan. Sekarang saya jadi ragu, benarkah saya tinggal di Negara hukum yang menjunjung tinggi hak asasi manusia? Benarkah ini masih merupakan Negeri yang tersohor akan keramah-tamahannya?
For twice. The main obligation of the government is to protect its citizens regardless of their religion, isn't it? People has no right to say that certain belief is fallacious. Bahkan siapapun gabisa lah menilai bahwa agama tertentu salah atau benar.
Seriously, beliefs must be guaranteed by the government if violence against minority still continues.
Udahlah, masalah keagamaan ga usah dijadiin border line antar masyarakat. Ga usah ikut campur urusan keagamaan orang lain, apalagi sampai ngerusak bahkan mengecam dan meneror habis-habisan. It’s people’s private affairs with God!
Pada dasarnya, saya yakin, setiap agama tidak membenarkan adanya kekerasan apalagi pembunuhan atas dasar berbeda keyakinan. Jadi tolonglah, hargain perbedaan yang ada.
Religion/faith is a basic human right which we must not interfere.
Please. Respect others..

"Untukmu Agamamu, Untukku Agamaku"

2.02.2011

Just Sayin About: Kasus Video Porno Ariel

Bicara tentang kasus video porno Ariel Peterpan yang lagi happening banget, gue mau sedikit ngasih opini sotoy gue nih hehehe. Emang sih gue ga ngerti banyak tentang hukum dan tatanannya, cuma ya ga ada salahnya kan gue sedikit gubris masalah ini hehe. Oke ada beberapa poin yang mau gue tarik dalem masalah ini, ga cuma tentang sidang pengadilan dan hukum yang memberatkannya, tapi juga aspek sosial dan kemasyarakatan dimana masyarakat kayanya juga punya andil besar dalem masalah ini


Jujur sebenernya gue ga pernah nganggep Ariel sebagai pihak yang bersalah, sebaliknya gue malah ngerasa Ariel itu pihak yang dirugikan, kenapa dirugikan? Karena bisa kita liat sendiri kan, video pribadi kepunyaan Ariel dicuri, disebarluaskan dan di blow up ke publik tanpa sepengetahuan dan seijin Ariel. Dan dengan beredarnya video itu jelas-jelas ngerusak image dan karirnya. Berarti pihak yang salah ya yang nyebarluasin video itu kan. Toh ariel ngelakuin itu atas dasar suka sama suka, dalem arti, pihak-pihak yang terkait dan ambil andil dalam video itu ngelakuin tanpa paksaan. Emang sih itu berlawanan sama nilai dan norma kita, tapi cara penanganannya itu agak sedikit berlebihan (malah berlebihan-banget). Sebelumnya ada kasus Rahma atau Sarah Azhari juga yang video syurnya ga sengaja ke-blow up ke publik, tapi toh ga ada yang ambil pusing sama masalah itu kan? Ga ada yang jadiin perkara sampai segininya.

Buat yang belom tau nih, Ariel divonis hukuman penjara 3 tahun 6 bulan dalam sidang putusan Pengadilan Negri Bandung, Senin 31 Januari kemarin. Selain itu, ia juga didenda Rp 250 juta subsidair 3 bulan kurungan jika ia ga bisa memenuhi denda itu. Putusan Majelis Hakim itu diketuai oleh Singgih Budhi Prakoso, sebenernya putusan ini lebih ringan dari tuntutan jaksa. Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negri Bandung menuntut Ariel dijatuhi hukuman 5 tahun penjara ditambah denda Rp 250 juta subsidair 3 bulan kurungan. Ariel dianggap terbukti melanggar Pasal 29 UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang pornografi, Pasal 27 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE), dan Pasal 282 KUHP karena telah menyiarkan sesuatu dalam bentuk asusila.
Sementara ituuuu, Reza Rizaldy alias Redjoy yang telah terbukti menjadi pelaku dibalik tersebarnya video-video pribadi Ariel tersebut juga menjalani sidang vonis pada Senin 31 Januari 2011 lalu. Vonis nya malah lebih ringan dibanding Ariel. Ia hanya dijatuhi hukuman 2 tahun penjara dan denda Rp 250 juta subsidair 3 bulan kurungan. 
Don't you think its silly? Korban pencurian yang mengakibatkan pencemaran nama baik malah dihukum lebih lama daripada pencurinya. Emm yaudalah ya, mungkin ada pertimbangan-pertimbangan lain dari Majelis Hakim.

Adalagi nih, masyarakat yang antusiasnya berlebih buat mengecam Ariel. Bagus sih artinya masyarakat kita melek hukum dan peduli. Tapi mbok ya agak diperbaiki manner nya. Manner dalam arti, bukan gitu caranya unjuk rasa yang bener, bukan gitu caranya supaya didenger, bukan gitu caranya supaya keinginan kalian dipenuhi. Adalah ricuh-ricuh didepan gedung Pengadilan Negri Bandung gara-gara bentrok sama beberapa pendukung Ariel yang mendukung Ariel bebas. And not to mention it, yang paling mengecewakan buat gue adalah barisan-organisasi-masyarakat-berkalung-sorban yang selalu dapet sorotan kamera karena adanya ricuh-ricuh begini. (kayaknya bakalan ada posting sendiri nih buat ormas yang satu ini nantinya). Can you imagine, they broke other's car cuma karena oramg tersebut ngebela Ariel. For God's Sake, itu tindakan bodoh, konyol dan kampungan. banget.

Satu lagi, hehe masalah Gayus divonis 7 tahun, sedangkan Ariel 3,5 tahun. Hmm, seks yang urusan privat dan sifatnya pribadi = setengah korupsi? Korupsi yang jelas-jelas ngerugiin Negara dan masyarakat?? Gak salah nih? Sedangkan menurut gue, apa yang dilakuin Ariel itu ga ngerugiin siapa-siapa kecuali dia sendiri dan oknum-oknum yang terlibat di video itu. 

Hahaha, ya itu aja sih yang mau gue sampein, argumen yang didasarin atas kesotoyan anak umur 18 tahun hehe. Tapi ga ada yang salah kan sama sesi "just saying" ini? Hehe
For last, be brave to speak up what's on your mind. Don't be afraid.

Ciao, TIPANG!


10.18.2009

God whole plans and why it does to you

hei fellas!

my life has been very tiring this whole weeks.
beh idup gue berasa (lebih) berat daripada biasanya. (oke. gue lebay wkwk)

hem i wanna ask you guys about something,
lo pernah ga ngerasa jadi manusia paling apes
atau lift your hands and cry
then you'll say "how could this happen to me?!"
or may even, "kenapa Tuhan ngasih cobaan seberat ini buat gue? kenapa harus gue?!"

pernah kan? haha ah lebe lu pada ah wkwk
tapi bener kaaaaan?

hem apa?
gue tau darimana?

yaaaaaaaaa sebenernya sih ga lain dan ga bukan karena gue juga sering ngerasa kaya gitu HAHA
yeah guys, Ive been there too, who doesnt? I guess noone.

hei I know lots of stories about someone else's bad life.
people always think that their life is the worst life of all the people in the world.

but today. i just realized.
something that may forgotten.
listen to me. im just getting started.

okay honestly, gue tau gimana elo mungkin ngerasain sial yang ga berpenghabisan, ngerasa udah ga sanggup lagi dikasih cobaan yang menurut lo berat banget, ngerasa mendingan mati aja daripada mesti kaya gini, atau apalah!

yaelah. padahal kalo dipikir-pikir, paling apaan sih masalah kita?
patah hati?
putus cinta?
dikhianatin?
kehilangan sesuatu?
ngerasa sendiri?
dimusuhin?

ya. i know those things may hurt you so bad, I know how it hurts because Ive been there on your position (or even worse)
but HEY WAKE UP!

mungkin apa yg lo alamin itu ga ada apa-apanya dibandingin sama yg banyak dialamin sama orang diluar sana.
coba liat orang yg (maaf) cacat, yg ga punya orang tua atau malah ga pernah sempet ngerasain punya orang tua, yg ga punya tempat tinggal atau bahkan uang sepeserpun.
open up your eyes, guys! think about em!

as always, orang selalu ngeliat ke atas, which means selalu iri dan bahkan ga terima atas apa yg orang lain dapetin. and they think, "kenapa Tuhan ga adil and bla bla bla"
hellooooooo~ yg namanya adil itu ga selalu berarti harus sama rata kan?
apa yg baik menurut lo, belum tentu good enough menurut-Nya. get it?

guys, come on, start from today. kenapa ga kita liat ke bawah sekali-kali. terus pikir, how lucky we are! (call me naive for talking like this)

some of great quotation :
intan tidak dapat didapat tanpa gesekan
emas tidak dapat dimurnikan tanpa api
sesuatu yg lebih baik tidak dapat didapatkan tanpa rintangan dan tantangan


(oke. gue mungkin sok bijak ya haha. tapi coba pikir, bener ga g gue bilang?)

someday you'll understand about God's whole plans and why it does to you.
now, thank God for everything that He has given to you.

"everybody wants happiness, nobody wants pain. but you cant have a rainbow, without a little rain" someone ever said that :')

KEEP ROCKING
TIPANG