2.06.2011

Confession.

Why do we never know what we've got till its gone? The feelings come back to me but in the time where I finally starting to let it go. I thought the feeling has gone, forever. But my guessing is wrong.
Nyesel. Itutuh bener-bener deskripsi yang pantes buat ngewakilin apa yang gue rasain sekarang. Dulu gue selalu ngerasa, "I'll be ok, with or without him." Terus seiring berjalannya waktu nih, dan seiring dengan ketakutan gue tentang akan deketnya dia sama oknum lain, gue ngerasa ada sesuatu yang ga beres sama gue. Gue yang awalnya ga ngerasa ada beban apa-apa kalaupun dia pergi baru mulai ngerasa seberapa penting nya dia di hidup gue, dan jujur gue ga rela SAMA SEKALI kalo dia sampe jatoh ke tangan orang lain. Serius nih ga pake lebay. Gue ngerasa 'sesek', ga tau sih tapi rasanya kaya there's a big hole in my lungs. Gila deh gue ga nyangka bakal gini impact nya.
Jujur gue sempet mikir buat ikhlasin cowo ini ke cewe lain, terus terima kenyataan dan move on ke orang lain juga. Tapi ga bisaa! Gue ga bisa ikhlas. Gue masih mikir kaya "itu kan punya gue, itu punya nya Tipang". Dan balik lagi, gue selalu mikir, yaudah lah mau diapain lagi? Udah takdirnya kaya gini.
Tapi sekarang gue sadar, cuma pengecut dan pecundang yang pasrah sama takdir tanpa berbuat apa-apa. Destiny is only an excuse for those losers who aren't brave enough to fight! Terus gue mulai mikir, why don't I try to fix my faults? Gue tau ini telat, tapi lebih baik terlambat kan daripada enggak sama sekali? Daripada gue cuma diem dan pasrah liat orang yang gue sayang pergi gitu aja, sedangkan gue cuma bisa nyeselin semuanya?
Hadeh. Sekarang, gue ngerasa ga punya otak, perasaan dan harga diri banget. Hu hu hu. Kenapa gue bisa-bisanya ninggalin orang sebaik dia, nyakitin orang sebaik dia, jauhin orang sebaik dia sedangkan orang diluar sana kesusahan dapet orang yang baik, gue malah nyia-nyiain gitu aja? Ah tolol! I wish I didn't act dumb and stupid, I wish I knew it from the very first, I wish I have a second chance to fix it all :-(
Beberapa orang diluar sana boleh bilang gue plin-plan, gue jahat, gue ga punya perasaan, gue mainin perasaan orang.. Ok, gue terima! I'll accept it. Terserah mau bilang gue apa, tapi gue cuma mau ngejar sesuatu yang punya peran besar di hidup gue. Cukup  banget buat gue ngerasain keilangan 'sesuatu' itu buat beberapa waktu ini, dan gue ga mau keilangan itu lagi kedepannya. Ga akan.
Now.. Is it too late for me to come back? Is it possible for me to knock your heart for the second time? Is it okay to you after what I've done to you? Rasanya gue bener-bener pengen banting setir, make a U-turn and back to the place where I belong.. Mungkin sekarang waktunya buat perbaikin semua salah gue, gue yang mulai semuanya, gue juga yang sekarang mesti benerin semuanya. Apapun. Asal semua bisa balik kaya dulu lagi. Kayanya nyelesein semuanya pelan-pelan lebih dewasa dibanding gue cuma diem, bengong, dan nyeselin semua yang udah kejadian with doing nothing. Yakan?

Oh ya.. And for someone out there, thanks for being so kind to me, thanks for making me laugh till my stomach's aching when I didn't even want to smile, thanks for teaching a lot of things in life, thanks for being there.. I'm sorry, but you'd better find your destiny. I've been making a lot of mistakes to you. I'm a total jerk yet a major bitch. But I didn't want this way either. You deserve more, and the more is not in me. To me, you're a very very good and kind guy, you're the best example of a kind and loving brother. I'm so so so sorry, I know sorry wouldn't be enough and this isn't fair enough for you. But what can I do for more? Hh.


For last, I will confess,
I STILL LOVE YOU AND I REALLY DO!
I WANT YOU AND JUST YOU TO BE HERE BY MY SIDE!
I'M SORRY FOR LETTING YOU DOWN FOR MANY TIMES AND HURTING YOU SO BADLY!
ALL I ASK IS A SECOND CHANCE!
LISTEN, HEY YOU.. YES YOU, YOU MY G! I KNOW YOU'LL READ THIS!
I KNOW YOU'LL BE CHECKING  AT THIS BLOG! I KNOW YOU STILL CHECKING AT MY BLOG, TWITTER, ETC. SO PLEASE LISTEN AND KEEP IN MIND THAT YOU STILL HAVE MY HEART!






P.S : Everyone deserves for a second chance, right?

2.02.2011

Just Sayin About: Kasus Video Porno Ariel

Bicara tentang kasus video porno Ariel Peterpan yang lagi happening banget, gue mau sedikit ngasih opini sotoy gue nih hehehe. Emang sih gue ga ngerti banyak tentang hukum dan tatanannya, cuma ya ga ada salahnya kan gue sedikit gubris masalah ini hehe. Oke ada beberapa poin yang mau gue tarik dalem masalah ini, ga cuma tentang sidang pengadilan dan hukum yang memberatkannya, tapi juga aspek sosial dan kemasyarakatan dimana masyarakat kayanya juga punya andil besar dalem masalah ini


Jujur sebenernya gue ga pernah nganggep Ariel sebagai pihak yang bersalah, sebaliknya gue malah ngerasa Ariel itu pihak yang dirugikan, kenapa dirugikan? Karena bisa kita liat sendiri kan, video pribadi kepunyaan Ariel dicuri, disebarluaskan dan di blow up ke publik tanpa sepengetahuan dan seijin Ariel. Dan dengan beredarnya video itu jelas-jelas ngerusak image dan karirnya. Berarti pihak yang salah ya yang nyebarluasin video itu kan. Toh ariel ngelakuin itu atas dasar suka sama suka, dalem arti, pihak-pihak yang terkait dan ambil andil dalam video itu ngelakuin tanpa paksaan. Emang sih itu berlawanan sama nilai dan norma kita, tapi cara penanganannya itu agak sedikit berlebihan (malah berlebihan-banget). Sebelumnya ada kasus Rahma atau Sarah Azhari juga yang video syurnya ga sengaja ke-blow up ke publik, tapi toh ga ada yang ambil pusing sama masalah itu kan? Ga ada yang jadiin perkara sampai segininya.

Buat yang belom tau nih, Ariel divonis hukuman penjara 3 tahun 6 bulan dalam sidang putusan Pengadilan Negri Bandung, Senin 31 Januari kemarin. Selain itu, ia juga didenda Rp 250 juta subsidair 3 bulan kurungan jika ia ga bisa memenuhi denda itu. Putusan Majelis Hakim itu diketuai oleh Singgih Budhi Prakoso, sebenernya putusan ini lebih ringan dari tuntutan jaksa. Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negri Bandung menuntut Ariel dijatuhi hukuman 5 tahun penjara ditambah denda Rp 250 juta subsidair 3 bulan kurungan. Ariel dianggap terbukti melanggar Pasal 29 UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang pornografi, Pasal 27 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE), dan Pasal 282 KUHP karena telah menyiarkan sesuatu dalam bentuk asusila.
Sementara ituuuu, Reza Rizaldy alias Redjoy yang telah terbukti menjadi pelaku dibalik tersebarnya video-video pribadi Ariel tersebut juga menjalani sidang vonis pada Senin 31 Januari 2011 lalu. Vonis nya malah lebih ringan dibanding Ariel. Ia hanya dijatuhi hukuman 2 tahun penjara dan denda Rp 250 juta subsidair 3 bulan kurungan. 
Don't you think its silly? Korban pencurian yang mengakibatkan pencemaran nama baik malah dihukum lebih lama daripada pencurinya. Emm yaudalah ya, mungkin ada pertimbangan-pertimbangan lain dari Majelis Hakim.

Adalagi nih, masyarakat yang antusiasnya berlebih buat mengecam Ariel. Bagus sih artinya masyarakat kita melek hukum dan peduli. Tapi mbok ya agak diperbaiki manner nya. Manner dalam arti, bukan gitu caranya unjuk rasa yang bener, bukan gitu caranya supaya didenger, bukan gitu caranya supaya keinginan kalian dipenuhi. Adalah ricuh-ricuh didepan gedung Pengadilan Negri Bandung gara-gara bentrok sama beberapa pendukung Ariel yang mendukung Ariel bebas. And not to mention it, yang paling mengecewakan buat gue adalah barisan-organisasi-masyarakat-berkalung-sorban yang selalu dapet sorotan kamera karena adanya ricuh-ricuh begini. (kayaknya bakalan ada posting sendiri nih buat ormas yang satu ini nantinya). Can you imagine, they broke other's car cuma karena oramg tersebut ngebela Ariel. For God's Sake, itu tindakan bodoh, konyol dan kampungan. banget.

Satu lagi, hehe masalah Gayus divonis 7 tahun, sedangkan Ariel 3,5 tahun. Hmm, seks yang urusan privat dan sifatnya pribadi = setengah korupsi? Korupsi yang jelas-jelas ngerugiin Negara dan masyarakat?? Gak salah nih? Sedangkan menurut gue, apa yang dilakuin Ariel itu ga ngerugiin siapa-siapa kecuali dia sendiri dan oknum-oknum yang terlibat di video itu. 

Hahaha, ya itu aja sih yang mau gue sampein, argumen yang didasarin atas kesotoyan anak umur 18 tahun hehe. Tapi ga ada yang salah kan sama sesi "just saying" ini? Hehe
For last, be brave to speak up what's on your mind. Don't be afraid.

Ciao, TIPANG!


1.29.2011

Soe Hok Gie, A Young Indonesian Intellectual

Soe Hok Gie (lahir di Djakarta, 17 Desember 1942 – meninggal di Gunung Semeru, 16 Desember 1969 pada umur 26 tahun) adalah salah seorang aktivis Indonesia dan mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Indonesia Jurusan Sejarah tahun 1962–1969.


Ia patut dikenang karena andil dan keterlibatannya dalam mensukseskan perjuangan mahasiswa menghancurkan otoritarianisme kekuasaan orde lama. Ia patut mendapatkan tempat terhormat karena totalitas perjuangan dan sikapnya yang mengagumkan dalam menegakan kebenatan, keadilan dan kemanusiaan. pemikirannya visioner dan memiliki komitmen yang kokoh atas landasan prinsip-prinsip demokrasi dan humanisme. Tulisan-tulisan di diary nya yang mencangkup kalimat-kalimat sajak dan puitis serta pandangan hidup dan kisah perjalanan hidupnya ditemukan dan diterbitkan dengan judul, "Catatan Seorang Demonstran", yang akhirnya dijadikan film pada tahun 2005 oleh Riri Riza dengan judul "Gie".


ini beberapa kata-kata Soe Hok Gie yang gue suka :


“Saya ingin melihat mahasiswa-mahasiswa, jika sekiranya ia mengambil keputusan yang mempunyai arti politis, walau bagaimana kecilnya, selalu didasarkan atas prinsip-prinsip yang dewasa. Mereka yang berani menyatakan benar sebagai kebenaran, dan salah sebagai kesalahan. Dan tidak menerapkan kebenaran atas dasar agama, ormas, atau golongan apapun.”

“Bagiku perjuangan harus tetap ada. Usaha penghapusan terhadap kedegilan, terhadap pengkhianatan, terhadap segala-gala yang non humanis…”

“Nasib terbaik adalah tidak dilahirkan, yang kedua dilahirkan tapi mati muda, dan yang tersial adalah umur tua. Rasa-rasanya memang begitu. Bahagialah mereka yang mati muda.”

“Saya memutuskan bahwa saya akan bertahan dengan prinsip-prinsip saya. Lebih baik diasingkan daripada menyerah terhadap kemunafikan.”



to end with, be the next Gie and keep the spirit up. make this nation proud by doing good on everything you do. dont let the modernization breaks your mental of nasionalism and patriotism.
keep in mind, youre an indonesian, and you have to be proud of it.
chin up,
TIPANG

1.28.2011

Holiday's Potraits!

Anyer Beach, 19-20 December 2010
with : Vivi, Danika, Seilla, Vice, Ayas, Rani, Enci, Bang Arif, Bang Arief, Bang Andi Adam, Bang Madjid, Bang Alse

 




====================================================



Dufan, Ancol, 22 December 2010
with : Meidinda, Dinda, Vira, Elok, Nindy, Anti, Rinda, Rilli





===========================================================



Thamrin Residence & Bundaran HI, 
31 Desember 2010 - 1 January 2011
with : Dinda, Anti, Vira, Rinda, Ninis, Reza.







1.24.2011

Pieces Dont Fit In Anymore

Hey peeps, long time no talk. I'm feeling bad for not sharing about what's on my mind lately on this blog and kept it all inside just like the words unsaid..

Now, I want to tell you, the whole situation that's been bothering me lately.
*taking a deep sigh*

Remember what I wrote in several months ago? About I found the one I was feeling right with? And how comfortable I was in that situation? Yeap! That boy. That G..
The situation has changed. Continually changing.

At first on October I actually thought that something went wrong between us, like I'm not sitting in the right chair or like I can't sleep in the bed even if I'm feeling tired. Just like that. Simple, but....that's bothering a lot.
Ok I thought at first, its probably because of my new life and atmosphere in college, and I thought it will be alright as it was before later. But sadly, its not.

In November, the situation became so much harder. I didn't know why but I rarely contact him and became easily mad at him. I'm feeling bad for doing it to him.

In December, geez! I thought everything's gambling. Its like playing a game and I know exactly I will lose, I really wanna stop, I wish for a restart button but I couldn't. Hah!
I kept on trying to make things right the way it used to be.. I had been trying. So hard. But the result? Big no! Situation's becoming so much complicated.

January, this month.. I was like "omg, will it be back and be alright because I'm just bored with the relationship" or "is it because of he's not the one and he's not that into me" aaaa confusing! Believe me, I'm afraid of taking the wrong path. Huhu.

Hmm did I make something wrong?

Believe me, I have no will to do that! I didn't even want to!
Do not ask why, because I didn't want it either but I have to let it be.
Actually at first I was like happy with him, so much! But as the time go
es by, something felt so wrong in here. Had been fall before, so I can easily compare how worth dying for it was with this situation. And there's a
big line between it two. The situation's different.

But I think, I have to be brave enough to make a decision..
I've been showing how I'm feeling until all the feeling has gone.
I can't exactly explain why it's not enough, because I gave it all to him. And nothing seems to work.
Even if I just explain nothing if he asked me what went wrong. That makes me feel guilty because its like I'm leaving him by his side with the words unsaid. My words won't catch the air. It can't be spoken and that's such a big burden!
Well I guess I understand it all now, It's the better thing to do if he wants to leave. Believe me, its better for him to leave.
It's time to surrender. It's been too long pretending
There's no use in trying when the pieces don't fit anymore

Ya,
The pieces don't fit in anymore..
I'm sorry. We have to walk in different way now..
We've had enough of trying.
May the best always be with you.
Thanks for being so kind...
I'm sorry for being such a total bitch! :-(

Tipang.